Sabtu, 14 September 2013

Kamilah Para Pemuda Dakwah!

Seorang pemuda jatuh terjerembab di tengah gurun pasir yang luas. Ia sudah tak mampu berdiri lagi ditambah peluh keringat yang membasahi tubuhnya. satu tetes-dua tetes air matanya jatuh seraya berkata: "Duhai, cinta begitu kuat, tak kuasa diri ini menaklukkannya". Ia jatuh karena cinta, tunduk oleh cinta, dan menjadi budak cinta. Kemudian berkata, "Sepertinya, tidak ada satupun pemuda di dunia ini yang tidak bisa dikalahkan oleh cinta"


Ah, masa nggak ada? Padahal jauh di tempat-tempat lainnya, ada pemuda-pemuda yang selalu mengepalkan tangannya, dadanya selalu busung, dan kepalanya selalu tegak namun patuh pada dua hal. Mereka tak kalah oleh cinta bahkan mereka yang mengalahkannya, mereka tak jatuh karena cinta bahkan mereka yang menjatuhkannya, dan mereka pula tak menjadi budak cinta bahkan mereka yang menjadi tuannya.

Saat ditanya siapa mereka, mereka menjawab: "Kamilah para pemuda dakwah", seraya menunjuk dada mereka yang busung dengan kepala tegak dan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir bergelora dalam diri. Dan dua hal yang mereka patuhi adalah: Al-Qur'an dan Sunnah.

(beberapa bagian bersumber dari buku Mas Salim A. Fillah, Jalan Cinta Para Pejuang)

Keep hamasah wa tabassum ya akhi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar