Senin, 19 Desember 2011

Yuk, Mengintip Behind The Scenes Film Dokumenter Walking With Dinosaurs

Pasti masih pada ingat dng Walking With Dinosaurs yg merupakan salah satu film dokumenter serial terpopuler buatan BBC (British Broadcasting Channel). Waktu film serial ini ditayangkan di Indonesia, ane masih SD. Tapi, film serial ini jadi tontonan wajib ane sampe2 ortu kewalahan utk acara berita yg ditunggu harus ditunda dulu.

Nah, di artikel ini, ane mau memperkenalkan WWD sekaligus ngasih tau tahap2 pembuatannya

WWD adalah film dokumenter 6 serial yg diproduksi dan didistribusikan oleh BBC, disutradari oleh Tim Haines dan Jasper James serta dinarasikan oleh Kenneth Branagh pada tahun 1999. Di Amerika Serikat disiarkan oleh Discovery Channel, di Jepang oleh TV Asahi, di Prancis oleh France 3, di Jerman oleh ProSieben, dan di Indonesia oleh Andalas Television. Film dokumenter ini masuk dlm catatan dlm Guinness World Book of Records sebagai film dokumenter serial termahal.
Film yg terkenal menggunakan teknik CGI (Computer Generated Imagery) dan Animatronic ini, menceritakan tentang kehidupan makhluk purba reptilia raksasa bernama dinosaurus pada zamannya yaitu pada era mesozoikum. Dan WWD juga nggak sembarangan dlm membuatnya. Para kru film mempelajari kehidupan dinosaurus dari para ahli paleontologi seperti Michael Benton, Thomas R. Holtz, Jr., Peter Larson, Peter Dodson, dan James Farlow.

Sekarang mari kita mengintip behind the scene-nya


1. Mempelajarinya Terlebih Dahulu
Jangan sok tau kalau mau bikin film dokumenter tentang sains apalagi tentang binatang. Entar bisa dicekal sama para ahlinya. Tahap ini adalah tahap dimana sebelum membuat film para kru mempelajari kehidupan dinosaurus terlebih dahulu dari para ahli paleontologi seperti yg ane sebut di atas.

2. Menemukan Kerangka
Setelah fosil2 dinosaurus ditemukan para ahli paleontologi dan kru menyusun fosil2 tersebut dan memperkirakan bentuknya. Setelah bentuk telah diperkirakan, mereka membuat model tubuh dinosaurus. Model itupun bermacam-macam. Ada yg berukuran besar dan asli dari kerangkanya, dan ada juga dibuat figura kecil seukuran dari makanan.

3. Reproduksi

Dinosaurus sama seperti makhluk lainnya, butuh reproduksi walaupun akhirnya mereka punah. Para kru di film membutuhkan gambaran yg realistis tentang bagaimana mereka bereproduksi. Para kru membuat model perut dinosaurus dan tempat keluarnya telur serta model telur raksasa. Seperti dalam salah satu adegan dimana seekor sauropoda bertelur maka dng teknik animatronik, telur tersebut pun keluar. Animatronik itu digabung dng gambar citraan CGI seekor sauropoda betina yg sedang bertelur dan digabung teknik chroma key lanskap alam yg tropis.

4. Bagaimana Mereka Berjalan?
Bagian ini mungkin boleh dibilang sulit karena susah utk mengetahui bagaiman makhluk yg sudah punah berjalan. Di tahap ke-2 dijelaskan bagaimana mereka menyusun rangka tubuh dan dibuat modelnya dlm ukuran kecil. Selain model luar, mereka juga membuat model otot tubuh diperkirakan dari bentuk sendi dan tulang. Setelah seluruhnya tersusun, merekamempelajari anatomi tubuh. Para kru juga menggunakan teknik motion capture pada seekor gajah dan hasilnya adalah gambar virtual sauropoda yg dpt berjalan. Hal ini mungkin karena kaki sauropoda dan gajah memiliki anatomi yg sama.

5. Pembuatan Intro
Bagian ini bukanlah bagian khusus pada WWD karena pembuatan intro harus dilakukan pada setiap pembuatan film seperti cutscene, latar tempat, dll. Para kru membutuhkan tempat yg tropis dan masih belum tersentuh tangan manusia untuk menggambarkan era mesozoikum dimana manusia belum ada. Tahap ini tak lepas dari tangan para kameramen yg mengambil scene2 bagus dan menarik pada setiap adegan2nya. Pengaturan suara dan musik pengiring juga dibutuhkan agar film terlihat lebih dramatis dan menarik serta membawa para penontonnya terbawa ke era mesozoikum

6. Pemakaian Animatronik

Animatronik adalah robot remote control yg kadang berbentuk seperti binatang atau monster dan di make-up hingga mirip seperti makhluk yg ditirunya. Bagian ini juga terpenting karena hal ini bisa membuat semuanya lebih realistis. Seperti video di atas bagaimana para kru mengoperasikan boneka mekanik tyrannosaurus dan anaknya yg sedang menyantap daging. Setelah di close up, boneka mekanik itupun terlihat sepeti nyata. Teknik animatronik juga dipakai dlm film Jurassic Park dan The Lost World arahan sutradara Steven Spielberg

7. Membawanya Hidup Kembali

Semuanya yg ada di film dokumenter ini tak lepas dari tangan para paleontologis. Mereka berkeliling dunia mencari fosil dinosaurus lebih banyak lagi. Mereka juga mempelajari bagaimana dinosaurus berjalan dan apakah mereka herbivora atau karnivora dari penelitian pada fosil2 yg ditemukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar